Macro
Aftermath
Archived
Harga perak bereaksi terhadap serangan udara AS ke Iran
Aktivitas menurun — narasi kehilangan relevansi.
Skor
0,3
Kecepatan
▲ 0,0
Artikel
6
Sumber
1
Linimasa Sentimen
Linimasa Peristiwa
Hipotesis
Pending
Jatuh Tempo: 10 Juli 2026
Safe-haven demand from geopolitical events will cause silver-to-gold ratio to narrow by 1-2% as investors allocate toward precious metals hedge
Pending
Jatuh Tempo: 25 Juli 2026
Silver mining company stocks (AG, PAAS, SLV) will outperform broader market indices by 2-4% during periods of elevated Iran geopolitical risk
Pending
Jatuh Tempo: 25 Juni 2026
US geopolitical tensions with Iran will drive silver prices up by 3-5% within 15 trading days as investors seek safe-haven commodities
Artikel Terkait
Gold prices today, Friday, June 12: Gold opens much higher after Trump claims Iran war …
Yahoo Finance
·
Jun 13, 2026
Silver prices today, Thursday, June 11, 2026: Lowest open since Dec. '25 following U.S. strikes …
Yahoo Finance
·
Jun 11, 2026
Silver prices today, Tuesday, May 26: Silver prices remain steady after U.S. airstrikes on Iran
Yahoo Finance
·
Mei 26, 2026
🤖
Ringkasan AI
Apa yang terjadi: Pada Rabu, 10 Juni 2026, harga perak anjlok signifikan, dibuka pada $65,20, turun 4,6% dari Selasa. Penurunan ini dipicu oleh serangan udara AS ke Iran. Sehari kemudian, harga perak mencapai titik terendah sejak Desember 2025, dibuka pada $63,52, turun lagi 1,9%. Sebaliknya, pada Selasa, 26 Mei, harga perak stabil setelah serangan udara AS ke Iran, dan pada Jumat, 29 Mei, harga dibuka lebih tinggi di $76,02 menyusul berita perpanjangan gencatan senjata dengan Iran.
Dampak pasar: Ketegangan geopolitik yang timbul dari serangan udara AS ke Iran menekan harga perak, memengaruhi investor logam mulia dan perusahaan yang bergerak di bidang penambangan dan perdagangan perak. Volatilitas harga, yang dapat dikaitkan dengan permintaan aset aman (safe-haven), memengaruhi valuasi aset terkait perak. Perusahaan seperti Silver Wheaton dan First Majestic Silver, yang memperoleh pendapatan signifikan dari produksi perak, kemungkinan besar terdampak.
Apa yang perlu diperhatikan selanjutnya: Investor sebaiknya memantau laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) mendatang, yang dijadwalkan rilis pada 14 Juni 2026, karena dapat memengaruhi harga perak. Selain itu, perkembangan lebih lanjut dalam hubungan AS-Iran, seperti serangan udara tambahan atau kemajuan diplomatik, dapat memicu pergerakan harga tambahan pada perak. Terakhir, kinerja perak relatif terhadap aset aman lainnya seperti emas dapat memberikan wawasan tentang sentimen investor dan potensi tren harga di masa depan.
Dampak pasar: Ketegangan geopolitik yang timbul dari serangan udara AS ke Iran menekan harga perak, memengaruhi investor logam mulia dan perusahaan yang bergerak di bidang penambangan dan perdagangan perak. Volatilitas harga, yang dapat dikaitkan dengan permintaan aset aman (safe-haven), memengaruhi valuasi aset terkait perak. Perusahaan seperti Silver Wheaton dan First Majestic Silver, yang memperoleh pendapatan signifikan dari produksi perak, kemungkinan besar terdampak.
Apa yang perlu diperhatikan selanjutnya: Investor sebaiknya memantau laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) mendatang, yang dijadwalkan rilis pada 14 Juni 2026, karena dapat memengaruhi harga perak. Selain itu, perkembangan lebih lanjut dalam hubungan AS-Iran, seperti serangan udara tambahan atau kemajuan diplomatik, dapat memicu pergerakan harga tambahan pada perak. Terakhir, kinerja perak relatif terhadap aset aman lainnya seperti emas dapat memberikan wawasan tentang sentimen investor dan potensi tren harga di masa depan.
Tinjauan AI per Jun 11, 2026
Lini Waktu
Terakhir DiperbaruiMei 26, 2026