Macro Aftermath Archived

Oracle melakukan PHK di tengah kekhawatiran tentang krisis keuangan

Aktivitas menurun — narasi kehilangan relevansi.

Skor
0,4
Kecepatan
▲ 0,0
Artikel
11
Sumber
6
🤖

Ringkasan AI

Apa yang terjadi: Oracle mengumumkan pengurangan tenaga kerja yang signifikan, memangkas sekitar 29.000 pekerjaan (18% dari tenaga kerja globalnya), efektif mulai 31 Maret 2025. PHK dikomunikasikan melalui email, mengejutkan banyak karyawan. Langkah ini terjadi di tengah lonjakan laba Oracle sebesar 95% dan peningkatan pengeluaran untuk infrastruktur AI.

Dampak pasar: Sektor teknologi mengalami gelombang PHK, dengan Oracle saja dilaporkan memberhentikan hampir 1.000 karyawan setiap hari. Harga saham Oracle naik 6% setelah pengumuman tersebut, menunjukkan potensi penyesuaian valuasi perusahaan. PHK tersebut dapat menandakan pergeseran dalam praktik perekrutan industri teknologi dan dapat memengaruhi kepercayaan konsumen terhadap perekonomian secara luas.

Apa yang perlu diperhatikan selanjutnya: Laporan pendapatan Q4 2025 Oracle (dijadwalkan pada 30 Mei 2025) akan memberikan wawasan tentang kinerja keuangan perusahaan pasca-PHK. Selain itu, laporan Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) dari U.S. Bureau of Labor Statistics, yang akan dirilis pada Juni 2025, akan menawarkan perspektif yang lebih luas tentang respons pasar tenaga kerja terhadap PHK di industri teknologi.
Tinjauan AI per Apr 10, 2026

Lini Waktu

Pertama TerlihatMar 31, 2026
Terakhir DiperbaruiMar 31, 2026