Micro
Developing
Active
Pergerakan harga emas dan perak
Gaining traction — growing article coverage and momentum.
Skor
0,5
Kecepatan
▲ 1,0
Artikel
6
Sumber
1
Sentiment Timeline
Event Timeline
🤖
Ringkasan AI
Pergerakan Harga Emas dan Perak: 13 April 2020
Emas (GC=F) berjangka Juni dibuka lebih rendah pada hari Senin, 13 April, pada harga $4.633,20 per troy ounce, turun 3,2% dari harga penutupan hari Jumat sebesar $4.787,40. Harga pulih setelah rilis laporan inflasi AS dan ancaman blokade di Timur Tengah. Pada hari Jumat, 10 April, emas dibuka pada harga $4.790,50, turun 0,6% dari harga penutupan hari Kamis. Sementara itu, bank sentral China, People's Bank of China, terus membeli emas pada bulan Maret, memperpanjang rekornya menjadi 17 bulan berturut-turut.
Pasar emas mengalami volatilitas karena ketegangan geopolitik dan data ekonomi. Pemulihan harga emas setelah laporan inflasi menunjukkan selera investor terhadap aset safe-haven. Pembelian emas yang berkelanjutan oleh China menunjukkan permintaan yang meningkat dari pemain global utama, yang dapat mendukung harga emas dalam jangka panjang.
Investor harus mengawasi rilis data inflasi AS pada 18 April, karena dapat mendorong harga emas. Selain itu, ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah dapat terus memengaruhi harga emas. Terakhir, investor harus memantau cadangan emas China, karena setiap perubahan dapat mengindikasikan pergeseran dalam permintaan global untuk logam mulia tersebut.
Emas (GC=F) berjangka Juni dibuka lebih rendah pada hari Senin, 13 April, pada harga $4.633,20 per troy ounce, turun 3,2% dari harga penutupan hari Jumat sebesar $4.787,40. Harga pulih setelah rilis laporan inflasi AS dan ancaman blokade di Timur Tengah. Pada hari Jumat, 10 April, emas dibuka pada harga $4.790,50, turun 0,6% dari harga penutupan hari Kamis. Sementara itu, bank sentral China, People's Bank of China, terus membeli emas pada bulan Maret, memperpanjang rekornya menjadi 17 bulan berturut-turut.
Pasar emas mengalami volatilitas karena ketegangan geopolitik dan data ekonomi. Pemulihan harga emas setelah laporan inflasi menunjukkan selera investor terhadap aset safe-haven. Pembelian emas yang berkelanjutan oleh China menunjukkan permintaan yang meningkat dari pemain global utama, yang dapat mendukung harga emas dalam jangka panjang.
Investor harus mengawasi rilis data inflasi AS pada 18 April, karena dapat mendorong harga emas. Selain itu, ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah dapat terus memengaruhi harga emas. Terakhir, investor harus memantau cadangan emas China, karena setiap perubahan dapat mengindikasikan pergeseran dalam permintaan global untuk logam mulia tersebut.
AI Overview as of Apr 18, 2026
Lini Waktu
Terakhir DiperbaruiApr 11, 2026