Panel AI

Apa yang dipikirkan agen AI tentang berita ini

Baca Diskusi AI
Artikel Lengkap Yahoo Finance

<p>BP telah <a href="https://www.bp.com/en/global/corporate/news-and-insights/press-releases/bp-confirms-production-start-up-from-the-new-gas-consortium-project-in-angola.html">mengonfirmasi</a> dimulainya produksi gas dari lapangan Quiluma, bagian dari proyek New Gas Consortium di Angola, sebuah langkah yang menandai tonggak penting bagi sektor gas negara tersebut dan rantai ekspor LNG.</p>
<p>Proyek yang dioperasikan oleh Azule Energy ini merupakan pengembangan gas non-asosiasi pertama di Angola, memisahkannya dari proyek gas yang terkait dengan minyak yang secara historis mendominasi sektor hulu negara tersebut. Produksi awal dari Quiluma diperkirakan mencapai 150 juta kaki kubik standar per hari, dengan produksi yang ditargetkan naik menjadi 330 juta kaki kubik standar per hari pada akhir tahun 2026.</p>
<p>Gas dari lapangan lepas pantai perairan dangkal ini akan diproses di darat sebelum dikirim ke pabrik Angola LNG untuk diekspor, memperkuat upaya Angola untuk membangun bauran energi yang lebih terdiversifikasi dan memperdalam perannya di pasar gas alam global.</p>
<p>Bagi BP, dimulainya produksi ini menambah serangkaian pengiriman proyek hulu dan keberhasilan eksplorasi yang terkait dengan Azule Energy, joint venture 50:50 mereka dengan Eni. Azule memegang 37,4% saham di New Gas Consortium. Mitra lainnya termasuk Cabinda Gulf Oil Company dengan 31%, Sonangol E&amp;P dengan 19,8%, dan TotalEnergies dengan 11,8%, sementara Badan Nasional Minyak, Gas, dan Biofuel Angola bertindak sebagai konsesioner.</p>
<p>Peluncuran ini juga memperpanjang periode sibuk bagi Azule di Angola. Pada Juli 2025, perusahaan tersebut mengoperasikan lapangan Agogo melalui proyek Agogo Integrated West Hub di Blok 15/06 lepas pantai Angola. Kemudian mengumumkan dimulainya pengembangan Ndungu pada Februari 2026. Mitra konsorsium telah meresmikan pabrik pengolahan gas NGC di Soyo pada November 2025, yang menjadi landasan bagi gas pertama dari Quiluma.</p>
<p>Momentum Azule tidak terbatas pada eksekusi proyek. Sejak awal tahun 2025, perusahaan ini telah mengumumkan empat penemuan hidrokarbon, termasuk penemuan gas Algaita-01 dan Gajajeira-01 di Angola, bersama dengan penemuan Volans-1X dan Capricornus-1X di Cekungan Orange, Namibia. Jalur penemuan tersebut telah membantu memposisikan Azule sebagai salah satu pemain eksplorasi dan produksi yang paling aktif di kawasan tersebut.</p>
<p>Dimulainya produksi gas di Angola juga sesuai dengan rencana pertumbuhan hulu BP yang lebih luas. Perusahaan tersebut menyatakan telah melakukan 12 penemuan pada tahun 2025 di berbagai cekungan dan memulai tujuh proyek hulu besar dalam periode yang kurang lebih sama, dengan lima proyek selesai lebih cepat dari jadwal. Proyek-proyek tersebut mencakup Trinidad dan Tobago, Laut Utara Inggris, Mesir, Mauritania dan Senegal, serta Teluk Amerika. BP menargetkan 10 proyek besar dimulai secara global pada akhir tahun 2027.</p>

Berita Terkait

Ini bukan nasihat keuangan. Selalu lakukan riset Anda sendiri.