Micro
Aftermath
Archived
Saham Oracle: valuasi menarik setelah pertumbuhan pendapatan
Aktivitas menurun — narasi kehilangan relevansi.
Skor
0,3
Kecepatan
▲ 0,0
Artikel
17
Sumber
2
Penggerak Teratas
Linimasa Sentimen
Performa Sektor
Kinerja Saham
Linimasa Peristiwa
Artikel Terkait
Is Now the Time to Buy Salesforce? Here's What the Numbers Reveal
Nasdaq
·
Mar 28, 2026
Is Amazon Actually a Once-in-a-Decade Bargain Stock Right Now?
Nasdaq
·
Mar 24, 2026
Palantir Is Executing Perfectly. History Says It Won't Be Enough.
Nasdaq
·
Mar 21, 2026
Prediction: Oracle Will Be Worth More Than Meta by 2028. Here's Why.
Nasdaq
·
Mar 21, 2026
Could Qualcomm Stock Turn $1,000 Into $10,000 This Decade?
Nasdaq
·
Mar 21, 2026
Penggerak Teratas
| Ticker | Sektor | Perubahan |
|---|---|---|
| Technology | +75,1% | |
| Retail | +28,2% | |
| Technology | -13,9% | |
| Communication Services | +1,5% |
🤖
Ringkasan AI
Apa yang terjadi: Saham Oracle, setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada September 2025, anjlok lebih dari 57% menjadi sekitar $138 per saham pada 11 April 2026. Penurunan ini bertepatan dengan aksi jual teknologi yang lebih luas dan kekhawatiran investor tentang belanja modal Oracle yang besar. Meskipun demikian, pendapatan kuartal ketiga fiskal Oracle melonjak 22% YoY, didorong oleh lonjakan 84% dalam penjualan infrastruktur cloud, dan sisa kewajiban kinerjanya (RPO) meroket 325% menjadi rekor $553 miliar. Analis sekarang berpendapat bahwa valuasi Oracle menarik, dengan beberapa memprediksi bahwa Oracle dapat melampaui Meta dalam kapitalisasi pasar pada tahun 2028 karena tingkat pertumbuhannya yang lebih cepat.
Dampak Pasar: Penurunan signifikan dalam harga saham Oracle telah memengaruhi investor dan sektor teknologi yang lebih luas. Pertumbuhan pendapatan perusahaan yang kuat dan angka RPO yang mengesankan kontras dengan kinerja sahamnya, menunjukkan potensi peluang penetapan ulang valuasi. Perusahaan sejenis Oracle, seperti Salesforce dan Amazon, juga menghadapi pengawasan mengenai valuasi dan prospek pertumbuhan mereka, memengaruhi sentimen investor di seluruh sektor perangkat lunak dan komputasi awan.
Apa yang perlu diperhatikan selanjutnya: Investor harus memantau dengan cermat pendapatan kuartal keempat fiskal Oracle, yang dijadwalkan pada 26 Mei 2026, untuk mengukur keberlanjutan pertumbuhan pendapatan terbarunya. Selain itu, mereka harus memperhatikan tren belanja modal Oracle dan pembaruan apa pun tentang prospek pertumbuhannya, terutama dalam infrastruktur cloud. Terakhir, kinerja sektor teknologi yang lebih luas, yang dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti ketegangan geopolitik dan perubahan suku bunga, juga akan memengaruhi lintasan saham Oracle.
Dampak Pasar: Penurunan signifikan dalam harga saham Oracle telah memengaruhi investor dan sektor teknologi yang lebih luas. Pertumbuhan pendapatan perusahaan yang kuat dan angka RPO yang mengesankan kontras dengan kinerja sahamnya, menunjukkan potensi peluang penetapan ulang valuasi. Perusahaan sejenis Oracle, seperti Salesforce dan Amazon, juga menghadapi pengawasan mengenai valuasi dan prospek pertumbuhan mereka, memengaruhi sentimen investor di seluruh sektor perangkat lunak dan komputasi awan.
Apa yang perlu diperhatikan selanjutnya: Investor harus memantau dengan cermat pendapatan kuartal keempat fiskal Oracle, yang dijadwalkan pada 26 Mei 2026, untuk mengukur keberlanjutan pertumbuhan pendapatan terbarunya. Selain itu, mereka harus memperhatikan tren belanja modal Oracle dan pembaruan apa pun tentang prospek pertumbuhannya, terutama dalam infrastruktur cloud. Terakhir, kinerja sektor teknologi yang lebih luas, yang dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti ketegangan geopolitik dan perubahan suku bunga, juga akan memengaruhi lintasan saham Oracle.
Tinjauan AI per Mei 01, 2026
Lini Waktu
Pertama TerlihatMar 21, 2026
Terakhir DiperbaruiMar 21, 2026