KONINKLIJKE PHILIPS NV

KONINKLIJKE PHILIPS NV

CIK 313216 · Lihat di SEC EDGAR ↗

Orang Dalam

Pengajuan SEC Pertama: 28 Feb. 2017 · Terbaru: 28 Feb. 2017

Di halaman ini

Koninklijke Philips NV adalah konglomerat multinasional yang didirikan di Eindhoven, Belanda. Sejak tahun 1997, perusahaan ini berkantor pusat di Amsterdam, walaupun kantor pusatnya untuk bisnis di Benelux tetap di Eindhoven. Philips pernah menjadi salah satu produsen elektronik terbesar di dunia, tetapi kini menggeser fokusnya ke bisnis teknologi kesehatan, dengan bisnis lainnya sedang atau telah dijual.

Baca selengkapnya

Koninklijke Philips NV (biasa disingkat sebagai Philips dan ditulis di logonya sebagai PHILIPS) adalah konglomerat multinasional yang didirikan di Eindhoven, Belanda. Sejak tahun 1997, perusahaan ini berkantor pusat di Amsterdam, walaupun kantor pusatnya untuk bisnis di Benelux tetap di Eindhoven.

Philips pernah menjadi salah satu produsen elektronik terbesar di dunia, tetapi kini menggeser fokusnya ke bisnis teknologi kesehatan, dengan bisnis lainnya sedang atau telah dijual.

Perusahaan ini didirikan pada tahun 1891 oleh Gerard Philips dan ayahnya, Frederik. Produk pertama perusahaan ini adalah lampu. Philips kini mempekerjakan sekitar 80.000 orang di 100 negara. Perusahaan ini mendapat gelar koninklijk pada tahun 1998 dan menghapus kata "Electronics" dari namanya pada tahun 2013, karena telah menggeser fokusnya dari elektronik konsumen ke teknologi perawatan kesehatan.

Philips memiliki tiga divisi utama, yakni Personal Health (sebelumnya bernama Philips Consumer Electronics, Philips Domestic Appliances, dan Personal Care), Connected Care, dan Diagnosis & Treatment (sebelumnya bernama Philips Medical Systems). Sementara divisi pencahayaan telah dipisah ke Signify N.V. Perusahaan ini mulai memproduksi alat cukur listrik pada tahun 1939 dengan merek Philishave. Pasca perang, Philips mengembangkan format Compact Cassette dan ikut mengembangkan format Compact Disc bersama Sony, serta mengembangkan sejumlah teknologi lain. Hingga tahun 2012, Philips adalah produsen pencahayaan dengan pendapatan terbesar di dunia.

Philips melantai di Euronext Amsterdam dan merupakan salah satu komponen dari Indeks pasar saham Euro Stoxx 50. Perusahaan ini juga melantai di Bursa Saham New York. Akuisisi yang pernah dilakukan oleh Philips meliputi terhadap Signetics dan Magnavox. Sejak tahun 1913, perusahaan ini juga memiliki sebuah klub olahraga bernama PSV Eindhoven.

Sejarah

Philips Company didirikan pada tahun 1891 oleh Gerard Philips dan ayahnya, Frederik Philips. Frederik adalah seorang bankir yang tinggal di Zaltbommel. Ia pun mendanai pembelian dan penataan sebuah pabrik kosong di Eindhoven, di mana perusahaan ini mulai memproduksi lampu filamen karbon dan produk elektroteknis lain pada tahun 1892. Pabrik tersebut kini difungsikan sebagai sebuah museum.

Pada tahun 1895, setelah mengalami kesulitan dan hampir bangkrut, Philips mengajak Anton, adik Gerard. Walaupun berlatar belakang pendidikan teknik, Anton mulai bekerja di perusahaan ini sebagai perwakilan penjualan. Tidak berselang lama, Anton mulai mengemukakan sejumlah ide bisnis penting bagi perusahaan ini. Dengan bergabungnya Anton, perusahaan keluarga ini pun mulai berkembang pesat, sehingga kemudian Philips Metaalgloeilampfabriek N.V. resmi didirikan di Eindhoven pada tahun 1908, dan Philips Gloeilampenfabrieken N.V. juga didirikan pada tahun 1912. Setelah Gerard dan Anton Philips mengubah perusahaan keluarga ini menjadi sebuah korporasi, mereka pun meletakkan pondasi agar kedepannya perusahaan ini dapat menjadi perusahaan multinasional.

Pada dekade 1920-an, perusahaan ini mulai memproduksi barang lain, seperti tabung vakum. Pada tahun 1939, Philips memperkenalkan alat cukur listrik yang diberi merek Philishave (dipasarkan di Amerika Serikat dengan merek Norelco). Sementara "Chapel" adalah sebuah radio yang dilengkapi dengan pengeras suara bawaan, dan telah dirancang sejak awal dekade 1930-an.

Philips Radio

Pada tanggal 11 Maret 1927, Philips mengudara melalui stasiun radio gelombang pendek PCJJ (kemudian PCJ), yang lalu pada tahun 1929 disusul oleh Philips Omroep Holland-Indië (kemudian PHI). PHOHI bersiaran dalam bahasa Belanda untuk Hindia Belanda (kini Indonesia), sementara PHI bersiaran dalam bahasa Inggris dan bahasa lain untuk belahan bumi bagian timur, sedangkan PCJJ bersiaran dalam bahasa Inggris, Spanyol, dan Jerman untuk negara-negara lain di seluruh dunia.

Program internasional Sundays dimulai pada tahun 1928, dengan Eddie Startz menjadi pembawa acara Happy Station, yang kemudian menjadi program yang paling lama mengudara di gelombang pendek. Siaran dari Belanda lalu terhenti akibat invasi Jerman pada bulan Mei 1940. Jerman kemudian memerintahkan pemancar di Huizen untuk memancarkan siaran pro-Nazi, yang sebagian berasal dari Jerman, dan sisanya berupa siaran dari penyiar Belanda di bawah kendali Jerman.

Philips Radio lalu dibubarkan setelah pembebasan, karena dua stasiun gelombang pendeknya dinasionalisasi pada tahun 1947 dan diubah namanya menjadi Radio Netherlands Worldwide. Sejumlah program PCJ, seperti Happy Station pun dilanjutkan di stasiun lain.

Mesin Stirling

Philips berperan penting dalam kebangkitan mesin Stirling, saat pada awal dekade 1930-an, manajemen Philips memutuskan bahwa dengan memproduksi generator portabel bertenaga rendah, akan membantu meningkatkan penjualan radionya ke negara yang belum banyak teraliri listrik dan pasokan baterainya belum dapat diandalkan. Insinyur di laboratorium riset Philips pun mengadakan perbandingan sistematis antara berbagai sumber tenaga listrik dan menyimpulkan bahwa mesin Stirling lah yang paling cocok, karena tidak terlalu bising (serta tidak menginterferensi gelombang radio) dan dapat dioperasikan pada berbagai sumber panas (minyak lampu biasa – "yang murah dan tersedia di manapun" – dapat digunakan). Mereka juga menyadari bahwa, tidak seperti mesin uap dan mesin pembakaran dalam, hampir tidak ada pengembangan yang dilakukan pada mesin Stirling selama beberapa tahun dan yakin bahwa bahan dan pengetahuan modern dapat menghasilkan peningkatan yang besar.

Didorong oleh mesin eksperimental pertamanya, yang dapat memproduksi 16 W tenaga poros dari diameter silinder dan jarak piston sebesar 30 mm × 25 mm, sejumlah model pengembangan pun diproduksi dalam sebuah program yang tetap berlanjut selama Perang Dunia II. Pada akhir dekade 1940-an, 'Tipe 10' telah siap untuk diserahkan ke anak usaha Philips, Johan de Witt di Dordrecht guna diproduksi dan dipasangkan ke generator sebagaimana rencana awal. Hasilnya adalah mesin yang dapat menghasilkan keluaran listrik sebesar 180/200 W dari diameter silnder dan jarak piston sebesar 55 mm × 27 mm, yang disebut sebagai MP1002CA (dikenal sebagai "Bungalow"). Produksi 250 unit pertama pun dimulai pada tahun 1951, tetapi kemudian jelas bahwa mereka tidak dapat memproduksi mesin tersebut dengan harga yang kompetitif, serta dengan diciptakannya radio transistor yang memerlukan daya yang lebih rendah, maka tujuan awal untuk memproduksi mesin tersebut menjadi tidak masuk akal. Pada akhirnya, mesin tersebut hanya dapat diproduksi sekitar 150 unit.

Bersamaan dengan generator, Philips juga mengembangkan mesin Stirling eksperimental untuk berbagai macam keperluan hingga akhir dekade 1970-an, walaupun kemudian yang sukses secara komersial hanya 'mesin Stirling terbalik' cryocooler. Walaupun begitu, dari eksperimen-eksperimen tersebut, Philips dapat mendaftarkan banyak paten dan mengumpulkan banyak informasi, yang kemudian mereka lisensikan ke perusahaan lain.

Alat cukur

Alat cukur pertama buatan Philips diperkenalkan pada dekade 1930-an, dan diberi merek Philishave. Namun di Amerika Serikat, alat cukur tersebut diberi merek Norelco. Philishave tetap menjadi bagian dari jajaran produk Philips hingga saat ini.

Perang Dunia II

Pada tanggal 9 Mei 1940, direktur Philips mengetahui bahwa invasi Jerman terhadap Belanda akan terjadi keesokan harinya. Karena telah bersiap, Anton Philips dan menantunya, Frans Otten, serta anggota keluarga Philips yang lain, pun pergi ke Amerika Serikat, dengan membawa banyak modal perusahaan ini. Beroperasi dari Amerika Serikat dengan nama North American Philips Company, mereka dapat mengelola perusahaan ini selama perang berlangsung. Pada saat yang sama, perusahaan ini dipindah (di atas kertas) ke Antilles Belanda untuk menjauhkannya dari jangkauan Jerman.

Pada tanggal 6 Desember 1942, Grup 2 Angkatan Udara Britania Raya mengadakan Operasi Oyster, yang membuat pabrik Philips Radio di Eindhoven rusak berat, serta menyebabkan pekerjanya dan penduduk di sekitar pabrik menjadi korban. Pabrik Philips di Eindhoven kembali dibom oleh Angkatan Udara Britania Raya pada tanggal 30 Maret 1943.

Frits Philips, anak Anton, menjadi satu-satunya anggota keluarga Philips yang tetap bertahan di Belanda. Ia menyelamatkan nyawa 382 orang Yahudi dengan meyakinkan Nazi bahwa mereka sangat dibutuhkan dalam proses produksi Philips. Pada tahun 1943, ia ditahan di kamp tahanan politik di di Vught selama beberapa bulan karena mogok kerja yang terjadi di pabriknya mengurangi produksi. Atas tindakannya menyelamatkan ratusan orang Yahudi, ia pun diakui oleh Yad Vashem pada tahun 1995 sebagai "Righteous Among the Nations".

1945–1999

Pasca perang, perusahaan ini kembali dipindah ke Belanda, dengan kantor pusat di Eindhoven.

Pada tahun 1949, perusahaan ini mulai menjual perangkat televisi. Pada tahun 1950, perusahaan ini membentuk Philips Records, yang kemudian menjadi bagian dari PolyGram pada tahun 1962.

Philips memperkenalkan pita Compact Audio Cassette pada tahun 1963, dan sangat sukses di pasaran. Compact Cassette awalnya digunakan sebagai mesin dikte oleh para stenografer dan jurnalis profesional. Karena kualitas suaranya meningkat, kaset kemudian juga digunakan untuk merekam suara dan menjadi media massa (bersama piringan hitam) untuk menjual rekaman musik.

Philips memperkenalkan kombinasi radio portabel dan perekam kaset pertama, yang dipasarkan sebagai "radiorecorder", dan kini lebih dikenal sebagai boombox. Kemudian, kaset tersebut digunakan di mesin penjawab telepon, termasuk sebuah bentuk khusus dari kaset di mana pita dililitkan pada sebuah putaran tak berujung. Compact Cassette kemudian digunakan sebagai penyimpanan massal pertama untuk komputer pada dekade 1970-an dan 1980-an. Philips mengurangi ukuran kaset untuk keperluan profesional dengan Mini-Cassette, walaupun akhirnya tidak sesukses Olympus Microcassette. Produk tersebut pun menjadi media dikte dominan hingga penciptaan mesin dikte digital penuh. Philips kemudian terus berurusan dengan komputer hingga awal dekade 1990-an (lihat Philips Computers).

Slogan

Trust In Philips Is World-wide (1960-1974)

Simply yes ahead (1974-1981)

We want you to have the best (1981-1985)

Junto a usted (1985-1990)

Take a closer look (1990-1995)

Let's make things better (1995-2004)

Sense and Simplicity (2004-2014)

Innovation and You (2014-sekarang)

Publikasi

A. Heerding: The origin of the Dutch incandescent lamp industry. (Vol. 1 of The history of N.V. Philips gloeilampenfabriek). Cambridge, Cambridge University Press, 1986. ISBN 0-521-32169-7

A. Heerding: A company of many parts. (Vol. 2 of The history of N.V. Philips' gloeilampenfabrieken). Cambridge, Cambridge University Press, 1988. ISBN 0-521-32170-0

I.J. Blanken: The development of N.V. Philips' Gloeilampenfabrieken into a major electrical group. Zaltbommel, European Library, 1999. (Vol. 3 of The history of Philips Electronics N.V.). ISBN 90-288-1439-6

I.J. Blanken: Under German rule. Zaltbommel, European Library, 1999. (Vol. 4 of The history of Philips Electronics N.V). ISBN 90-288-1440-X

Referensi

Pranala luar

Data bisnis Philips:

Situs web resmi

Sumber: Wikipedia, CC BY-SA 4.0 · Lihat di Wikipedia ↗

Wikidata ↗

Orang Dalam di

Transaksi orang dalam

0 beli (P) 0 jual (S) Bersih: $0 + 11 transaksi non-pasar di bawah 12 bulan terakhir, berdasarkan transaksi yang ditunjukkan di bawah ini

Perubahan harga vs kuotasi saat ini, disesuaikan split untuk aksi korporasi sejak pengajuan — tidak dibenchmark, tidak diannualisasi, tidak dibobot berdasarkan ukuran

11 pengajuan lain disembunyikan
Tanggal Ticker Kode Saham Harga Nilai Dimiliki setelah Δ milik A/D vs sekarang
11 Okt. 2017 PHG S 3.334.586 $1,50 $5.001.879 26.358.858 Langsung -11,23% Dilepas 1718,0% (harga per 2026-08-21)
28 Feb. 2017 PHG P 7.557.436 $0,66 $4.987.908 24.965.253 Langsung +43,41% Diakuisisi 4031,8% (harga per 2026-08-21)
25 Mei 2004 PHG S 1.394.024 $9,90 $13.800.838 0 Tidak Langsung -100,00% Dilepas 175,5% (harga per 2026-08-21)
16 Maret 2004 PHG S 2.250.000 $4,60 $10.350.000 1.908.795 Tidak Langsung -54,10% Dilepas 492,8% (harga per 2026-08-21)

P = Pembelian pasar terbuka · S = Penjualan · A = Hibah/penghargaan · B = Pelaksanaan opsi · G = Hadiah · F = Pemotongan pajak

Transaksi orang dalam bukan merupakan rekomendasi; penjualan sering kali didorong oleh alasan likuiditas atau pajak.

Kepemilikan Derivatif (Formulir 4 Tabel II)

Opsi, RSU, dan sekuritas konversi yang dilaporkan pada Formulir 4 Tabel II.

Tanggal Ticker Sekuritas Underlying Harga Pelaksanaan Kedaluwarsa Saham A/D
29 Okt. 2019 PHG Non-qualified stock option (right to buy) Common Stock (17.857) $1,68 17.857 Dilepas
11 Okt. 2017 PHG Warrant Common Stock, par value $0.0001 per share (4.728.191) $1,06 11 Okt. 2017 4.728.191 Dilepas
22 Juni 2017 PHG Non-qualified stock option (right to buy) Common Stock (17.857) $1,68 21 Juni 2027 17.857 Diakuisisi
3 Maret 2010 PHG Warrant Common Stock (5.330.482) $12,00 3 Maret 2022 5.330.482 Diakuisisi
3 Maret 2010 PHG Convertible Note Units [F1] (5.330.482) $1,01 3 Maret 2010 5.330.482 Dilepas

Harga pelaksanaan/konversi kosong jika tidak berlaku (misalnya, RSU).

Kepemilikan Awal (Formulir 3) 2 saham

Sekuritas yang dipegang saat pertama kali menjadi orang dalam, sesuai Formulir 3 SEC.

Tanggal Ticker Sekuritas Saham Kepemilikan
28 Feb. 2017 PHG Common Stock, par value $0.0001 per share 22.136.008 Langsung
4 Sep. 2009 PHG Convertible Note [F1]→ Units [F1] (4.970.179) 4.970.179 Langsung