Macro Mature Active

Harga minyak bergejolak akibat ketegangan Timur Tengah

Narasi yang mapan dengan cakupan yang stabil.

Skor
0,4
Kecepatan
▲ 0,0
Artikel
18
Sumber
5

Linimasa Sentimen

Linimasa Peristiwa

Mei 13, 2026
B200s Or B-2s? Bearish
🤖

Ringkasan AI

Apa yang terjadi: Harga minyak bergejolak karena ketegangan Timur Tengah, terutama penutupan Selat Hormuz. Brent bertanggal melonjak 5% pada hari Senin, mencapai $115,50 per barel, sementara bensin AS menembus $4,50. Namun, harga juga merosot kemudian, dengan futures minyak mentah Brent turun menjadi $113,77. Premi minyak mentah fisik telah runtuh, dengan diskon kini terlihat pada siklus pembelian Mei, terlepas dari krisis Hormuz.

Dampak pasar: Perusahaan energi dan sektor terkait sangat terpengaruh. Penutupan Selat Hormuz, titik penting pasokan minyak, mendorong kekhawatiran pasokan dan volatilitas harga. Harga minyak yang lebih tinggi mendorong biaya produksi untuk industri padat energi, sementara konsumen menghadapi peningkatan biaya bahan bakar. Penurunan tajam harga setelah pembicaraan Iran-AS menunjukkan para pedagang menilai kembali risiko gangguan pasokan.

Apa yang perlu diperhatikan selanjutnya: Dibukanya kembali Selat Hormuz akan menjadi katalisator utama, karena dapat meredakan kekhawatiran pasokan dan menurunkan harga. Negosiasi Iran-AS yang akan datang dan potensi kesepakatan apa pun juga akan mendorong pergerakan harga minyak. Selain itu, perhatikan perubahan kebijakan produksi OPEC+, yang dapat memengaruhi pasokan dan harga minyak global.
Tinjauan AI per Jun 24, 2026

Lini Waktu

Terakhir DiperbaruiMei 05, 2026