Macro
Aftermath
Archived
Ketegangan Timur Tengah mendorong harga minyak
Aktivitas menurun — narasi kehilangan relevansi.
Skor
0,3
Kecepatan
▲ 0,0
Artikel
16
Sumber
4
Penggerak Teratas
Linimasa Sentimen
Performa Sektor
Kinerja Saham
Linimasa Peristiwa
Artikel Terkait
U.S. oil producers aren’t coming to the rescue despite high prices as mistrust and chaos …
Yahoo Finance
·
Apr 27, 2026
A timeline of how the Iran war shook oil prices — and what comes next
CNBC
·
Apr 21, 2026
Crude Oil Rallies on Concerns US-Iran War to Persist
Yahoo Finance
·
Apr 18, 2026
Crude Prices Gain as Closure of Strait of Hormuz Curbs Oil Supplies
Yahoo Finance
·
Apr 11, 2026
Oil Ignores Escalation, Logs Biggest Weekly Drop Since 2025
Yahoo Finance
·
Apr 10, 2026
Oil prices rise as traders eye fragile US-Iran ceasefire
BBC Business
·
Apr 09, 2026
Software & Services: Buy Donnelley Financial and Red Violet
Nasdaq
·
Apr 06, 2026
Penggerak Teratas
| Ticker | Sektor | Perubahan |
|---|---|---|
| Technology | +35,8% | |
| Energy | +27,3% | |
| Technology | +19,4% | |
| Technology | +18,9% |
🤖
Ringkasan AI
Ketegangan Timur Tengah mendorong harga minyak
Harga minyak melonjak dalam perdagangan Asia pada hari Kamis, dengan patokan global naik karena investor memantau gencatan senjata AS-Iran yang rapuh. Ini terjadi di tengah serangan Israel ke Lebanon, menguji gencatan senjata selama dua minggu. Sementara itu, saham ExxonMobil anjlok 7,5% setelah mengungkapkan kemunduran produksi di Timur Tengah, yang akan memengaruhi prospek kuartal I-nya. India, importir minyak mentah terbesar ketiga di dunia, beralih ke minyak mentah Venezuela karena pasokan Timur Tengah goyah.
Sektor minyak dan gas sangat terpengaruh, dengan harga melonjak karena gangguan pasokan dan ketegangan geopolitik. Masalah produksi ExxonMobil telah menyebabkan penurunan harga sahamnya, sementara meningkatnya ketergantungan India pada minyak mentah Venezuela menyoroti perebutan global untuk pasokan alternatif.
Selanjutnya, pantau respons Iran terhadap serangan Israel, yang dapat meningkatkan ketegangan dan semakin memengaruhi harga minyak. Selain itu, pantau laporan pendapatan kuartal I ExxonMobil, yang dijadwalkan pada 28 April, untuk mengukur sejauh mana gangguan produksi Timur Tengah terhadap keuangan perusahaan.
Harga minyak melonjak dalam perdagangan Asia pada hari Kamis, dengan patokan global naik karena investor memantau gencatan senjata AS-Iran yang rapuh. Ini terjadi di tengah serangan Israel ke Lebanon, menguji gencatan senjata selama dua minggu. Sementara itu, saham ExxonMobil anjlok 7,5% setelah mengungkapkan kemunduran produksi di Timur Tengah, yang akan memengaruhi prospek kuartal I-nya. India, importir minyak mentah terbesar ketiga di dunia, beralih ke minyak mentah Venezuela karena pasokan Timur Tengah goyah.
Sektor minyak dan gas sangat terpengaruh, dengan harga melonjak karena gangguan pasokan dan ketegangan geopolitik. Masalah produksi ExxonMobil telah menyebabkan penurunan harga sahamnya, sementara meningkatnya ketergantungan India pada minyak mentah Venezuela menyoroti perebutan global untuk pasokan alternatif.
Selanjutnya, pantau respons Iran terhadap serangan Israel, yang dapat meningkatkan ketegangan dan semakin memengaruhi harga minyak. Selain itu, pantau laporan pendapatan kuartal I ExxonMobil, yang dijadwalkan pada 28 April, untuk mengukur sejauh mana gangguan produksi Timur Tengah terhadap keuangan perusahaan.
Tinjauan AI per Apr 23, 2026
Lini Waktu
Pertama TerlihatApr 06, 2026
Terakhir DiperbaruiApr 06, 2026