Macro
Aftermath
Active
Volatilitas suku bunga The Fed akibat ketegangan geopolitik
Aktivitas menurun — narasi kehilangan relevansi.
Skor
0,3
Kecepatan
▲ 0,0
Artikel
47
Sumber
6
Linimasa Sentimen
Performa Sektor
Kinerja Saham
Linimasa Peristiwa
Apr 24, 2026
President Donald Trump's Right-Hand Man at the Federal Reserve Is Reconsidering His …
Neutral
Apr 13, 2026
Fed Shifting Focus? Job Market Risks May Be Outweighing Inflation Fears, Highlights …
Neutral
Apr 03, 2026
Federal Reserve Chairman Jerome Powell Just Delivered Fantastic News for Stock Market …
Neutral
Artikel Terkait
Fed's Hammack looks to hold rates for 'quite some time' amid Iran conflict and uncertainty
Yahoo Finance
·
Mei 07, 2026
Fed Holds Interest Rates Steady As Iran War Stokes Inflation And Clouds Outlook
Yahoo Finance
·
Mei 01, 2026
Here's everything to expect when the Fed issues its latest interest rate decision Wednesday
CNBC
·
Apr 28, 2026
President Donald Trump's Right-Hand Man at the Federal Reserve Is Reconsidering His Interest-Rate Outlook. Are …
Yahoo Finance
·
Apr 25, 2026
Fed Governor Waller says Iran war and labor market risks are keeping central bank on …
CNBC
·
Apr 17, 2026
New York Fed President Williams worries war will slow growth, aggravate inflation
CNBC
·
Apr 16, 2026
A Voting Member of the FOMC Just Said the Quiet Part Out Loud -- and …
Nasdaq
·
Apr 16, 2026
'We might need to raise rates': Fed official put a rate hike back on the …
Yahoo Finance
·
Apr 10, 2026
Fed's Miran lays out path to shrink central bank balance sheet further
Yahoo Finance
·
Mar 28, 2026
NY Fed official said central bank bill buying should moderate soon
Yahoo Finance
·
Mar 28, 2026
Bank of Canada Speech Takes on Heightened Importance Amid Rapid Turn in Rate Expectations
Yahoo Finance
·
Mar 25, 2026
High Oil Prices Could Force Fed To Raise Rates
Yahoo Finance
·
Mar 25, 2026
UK mortgage interest rates expected to rise despite Trump’s Iran pause
The Guardian
·
Mar 24, 2026
Here's When the Fed Might Cut Interest Rates Again, and What It Means for the …
Nasdaq
·
Mar 23, 2026
Interest Rate Cut Hopes Are Over: Buy These Safe 5% High Yield Kings Now
Yahoo Finance
·
Mar 23, 2026
Global central banks signal shocking shift on interest-rate bets
Yahoo Finance
·
Mar 23, 2026
🤖
Ringkasan AI
Apa yang terjadi: Ketegangan geopolitik, khususnya konflik Iran pada akhir Februari 2026, mendorong harga minyak mentah di atas $100 per barel, mendorong harga impor dan ekspektasi inflasi lebih tinggi. Lonjakan harga energi ini telah memicu perdebatan di dalam Federal Reserve (Fed) mengenai potensi kenaikan suku bunga. Gubernur Fed Stephen Miran masih mendukung penurunan suku bunga, tetapi yang lain mempertimbangkan kenaikan karena dampak inflasi. Pembelian Treasury bill oleh Fed diperkirakan akan melambat, dan bank sentral sedang menjajaki cara untuk lebih mengurangi neraca keuangannya. Kelompok peramalan global kini memprediksi inflasi AS sebesar 4,2% tahun ini, jauh lebih tinggi dari perkiraan Fed, yang berpotensi memerlukan tindakan kebijakan.
Dampak pasar: Guncangan inflasi yang didorong oleh minyak memaksa pemikiran ulang kebijakan moneter AS, dengan para trader beralih dari ekspektasi penurunan suku bunga ke penetapan harga kenaikan potensial. Volatilitas ini memengaruhi sektor-sektor yang sensitif terhadap suku bunga seperti sekuritas yang dijaminkan hipotek dan obligasi. iShares 0-3 Month Treasury Bond ETF (SGOV) mungkin melihat peningkatan permintaan karena menawarkan imbal hasil yang solid tanpa risiko. Sebaliknya, REIT seperti yang disebutkan dalam artikel terakhir dapat menghadapi hambatan karena penurunan suku bunga mungkin menjadi kurang mungkin terjadi.
Apa yang perlu diperhatikan selanjutnya: Pertemuan Fed berikutnya pada 27 April 2026 akan sangat penting untuk memahami sikap bank sentral mengenai suku bunga. Rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) AS pada 14 April 2026 akan memberikan wawasan tentang tren inflasi. Selain itu, pembaruan atau perubahan apa pun dalam ketegangan geopolitik, terutama di sekitar Iran, dapat secara signifikan memengaruhi harga minyak dan, akibatnya, kebijakan moneter Fed.
Dampak pasar: Guncangan inflasi yang didorong oleh minyak memaksa pemikiran ulang kebijakan moneter AS, dengan para trader beralih dari ekspektasi penurunan suku bunga ke penetapan harga kenaikan potensial. Volatilitas ini memengaruhi sektor-sektor yang sensitif terhadap suku bunga seperti sekuritas yang dijaminkan hipotek dan obligasi. iShares 0-3 Month Treasury Bond ETF (SGOV) mungkin melihat peningkatan permintaan karena menawarkan imbal hasil yang solid tanpa risiko. Sebaliknya, REIT seperti yang disebutkan dalam artikel terakhir dapat menghadapi hambatan karena penurunan suku bunga mungkin menjadi kurang mungkin terjadi.
Apa yang perlu diperhatikan selanjutnya: Pertemuan Fed berikutnya pada 27 April 2026 akan sangat penting untuk memahami sikap bank sentral mengenai suku bunga. Rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) AS pada 14 April 2026 akan memberikan wawasan tentang tren inflasi. Selain itu, pembaruan atau perubahan apa pun dalam ketegangan geopolitik, terutama di sekitar Iran, dapat secara signifikan memengaruhi harga minyak dan, akibatnya, kebijakan moneter Fed.
Tinjauan AI per Mei 07, 2026
Lini Waktu
Pertama TerlihatMar 22, 2026
Terakhir DiperbaruiMar 22, 2026